Leave Your Message
Mengapa terminal yang diproses dengan metode pengepresan dingin terkadang memiliki isolasi yang buruk?
Berita Produk

Mengapa terminal yang diproses dengan metode pengepresan dingin terkadang memiliki isolasi yang buruk?

31 Desember 2025

Fenomena isolasi yang buruk pada terminal yang diproses dengan pengepresan dingin terutama disebabkan oleh faktor-faktor yang berkaitan dengan material, proses, lingkungan penggunaan, dan pengoperasian oleh manusia.

1. Faktor Material
Cacat pada material isolasi: Selubung isolasi pada terminal biasanya terbuat dari PVC, nilon, atau material serupa. Jika material itu sendiri mengandung kotoran, pori-pori, atau formulasi yang tidak tepat (seperti migrasi plasticizer), hal ini dapat menyebabkan penurunan kinerja isolasi.
Penuaan material: Paparan jangka panjang terhadap suhu tinggi, sinar ultraviolet, atau lingkungan korosif kimia dapat menyebabkan material isolasi menjadi rapuh, retak, dan kehilangan kemampuan isolasinya.
Korosi pada bagian logam: Jika inti logam terminal memiliki lapisan pelapis yang buruk atau bahan yang tidak murni, oksidasi atau karat dapat memperpendek jarak isolasi atau bahkan menyebabkan kebocoran.

2. Masalah Proses dan Manufaktur
Cacat pencetakan injeksi: Jika selongsong isolasi tidak ditekan rapat terhadap inti logam, hal itu dapat menciptakan rongga mikro atau celah, membentuk jalur jejak.
Toleransi dimensi yang tidak terkontrol: Ketebalan selubung isolasi yang tidak merata atau terlalu tipis dapat mengakibatkan kekuatan isolasi lokal yang tidak memadai.
Residu kontaminasi: Selama produksi, gemuk, serpihan logam, atau kontaminan lainnya dapat menempel pada permukaan isolasi, sehingga mengurangi resistansi permukaan.

3. Operasi Pengepresan yang Tidak Tepat
Tidak cocok Alat Pengepres: Menggunakan cetakan pengencang yang salah atau tekanan yang tidak tepat dapat menyebabkan selongsong isolasi retak akibat tekanan atau inti logam menembus lapisan isolasi.
Pengupasan kabel yang tidak tepat: Pengupasan isolasi konduktor yang berlebihan akan mengekspos terlalu banyak logam, yang dapat bersentuhan dengan lingkungan luar.
Posisi pengencangan yang tidak sejajar: Jika inti logam tidak sepenuhnya membungkus konduktor, gerigi dapat menusuk selubung isolasi setelah pengencangan, sehingga menciptakan titik pelepasan muatan.

4. Kondisi Lingkungan dan Penggunaan
Kelembapan dan kondensasi: Di ​​lingkungan yang lembap, air dapat meresap ke dalam celah isolasi, menurunkan resistansi isolasi dan berpotensi menyebabkan percikan api atau korsleting.
Lingkungan bersuhu tinggi: Suhu tinggi yang terus menerus tidak hanya mempercepat penuaan material tetapi juga dapat melunakkan dan mengubah bentuk material isolasi, sehingga bagian logam terpapar.
Tekanan mekanis: Getaran atau tarikan yang sering terjadi setelah pemasangan dapat menyebabkan selubung isolasi retak atau terminal berubah bentuk, sehingga membahayakan integritas isolasi.

FLDNY1.jpgBNYF1.jpgFDFNYA1 copy.jpg