Persyaratan Proses Pengepresan dan Pemasangan Terminal yang Dibuat dengan Metode Pengepresan Dingin
1. Tiga Persyaratan Inti
Kinerja Kelistrikan: Resistansi rendah, penurunan tegangan rendah, pembangkitan panas rendah.
Kinerja Mekanis: Kekuatan tarik yang memadai, mampu menahan getaran dan tarikan.
Kinerja Lingkungan: Ketahanan korosi, ketahanan terhadap benturan, dan ketahanan terhadap cuaca yang baik.
2. Parameter dan Kontrol Proses Utama
Pencocokan Terminal dan Kabel:
Penampang Konduktor: Harus benar-benar sesuai. Konfirmasikan penampang kawat dengan jangka sorong atau pengukur kawat.
Jenis Konduktor: Bedakan antara tembaga telanjang, tembaga berlapis timah, tembaga berlapis perak, kawat aluminium, dll. Bahan yang berbeda memerlukan terminal yang sesuai.
Diameter Luar Isolasi: Pastikan laras isolasi terminal atau laras penyangga dapat masuk ke dalam isolasi kawat.
Tinggi dan Lebar Lipatan:
Tinggi Jepitan: Ini adalah parameter kontrol terpenting. Disediakan oleh produsen terminal dengan rentang toleransi yang jelas (misalnya, ±0,1 mm). Terlalu tinggi tidak akan mengencang dengan benar, terlalu rendah dapat merusak untaian kawat.
Lebar Crimp: Biasanya ditentukan oleh cetakan, tetapi juga harus sesuai dengan standar.
“Alat pengukur tinggi pengencangan” (alat pengukur Go/No-Go) harus digunakan untuk pemeriksaan awal dan pemeriksaan berkala.
Cetakan Crimping:
Harus menggunakan cetakan khusus yang sesuai dengan model terminal dan ukuran kawat secara sempurna.
Penggunaan tang atau cetakan yang tidak sesuai untuk proses pengkrimpingan dilarang keras.
Pemantauan Gaya Penjepitan/Siklus Penjepitan: Dalam produksi otomatis, kurva gaya-perpindahan mesin penjepitan dipantau untuk memastikan setiap penjepitan memiliki kualitas yang konsisten.
3. Area Pengepresan dan Persyaratan Kualitas
Ujung Masuk yang Melebar: Sebuah pelebaran harus dibentuk di ujung masuk kawat (biasanya disediakan oleh cetakan) untuk mencegah kawat terpotong.
Zona Penjepitan Konduktor (Batang Konduktor):
Semua untaian harus tertutup sepenuhnya, tanpa ada kawat yang hilang atau terbuka.
Penampang yang dikerutkan harus berbentuk heksagonal atau bentuk seragam serupa.
Beberapa helai rambut (biasanya 1-2) mungkin sedikit menonjol di ujungnya, yang menunjukkan bahwa jalinan rambut sudah penuh.
Zona Penjepitan Isolasi:
Hanya lapisan isolasi yang perlu dikerutkan, untuk mengurangi tegangan dan memberikan fiksasi mekanis.
Jangan menjepit konduktor terlalu erat, dan pastikan tidak terlalu longgar.
Lapisan isolasi tersebut seharusnya sedikit menggembung, yang menandakan bahwa isolasi tersebut terpasang dengan aman.
Titik Inspeksi Visual:
Tidak ada kabel yang terbuka atau mencuat.
Terminal tidak menunjukkan retakan, puntiran, atau deformasi yang berlebihan.
Area penjepitan isolasi tidak rusak.















